logo nature life   nature-life-shop-products-terms  
 
nature life  
nature health nature skin care nature spa nature life tips nature diet fitness nature sexual cara pemesanan products natural life katalog products nature life contact nature life
nature life discount
   
Teh Hijau Herbal sehat alami best seller products nature health
produk terlaris  
teh daun jati cina
Harga Teh hijau kering
1 Kg Rp. 100. 000
0,5 Kg Rp. 60. 000
0,25 Kg Rp. 40. 000
Harga Teh hijau bubuk
grece fresh
1 Kg Rp. 150.000
0,5 Kg Rp. 80. 000
0,25 Kg Rp. 50. 000
Kemasan : Plastik
Cara pembayaran : Transfer bank (T/T)  
Note : Harga belum termasuk biaya kirim
keladi tikus herbal anti tumor dan kanker

Informasi dan pemesanan:
ROSA
Telp/WhatsApp: 0822 1042 2034

 
Product details

Teh hijau adalah nama teh yang dibuat dari daun tanaman teh (Camellia sinensis) yang dipetik dan mengalami proses pemanasan untuk mencegah oksidasi. Penelitian tentang teh hijau terus dilakukan hingga pada tahun 2004 diketahuilah secara menyeluruh adanya komponen-komponen dalam teh hijau sebagai antioksidan kuat, yaitu yang mampu menangkal serangan radikal bebas yang menyebabkan gangguan degenerasi pada organ-organ manusia, termasuk timbulnya berbagai jenis kanker, di antaranya di esofagus (saluran masuk makanan ke lambung), lambung, pankreas, usus, dubur, kandung kemih, prostat, bahkan juga paru-paru dan payudara.

Ada empat komponen terpenting jenis polyphenol dari kelompok catechin dalam teh hijau yang berperan sebagai antioksidan kuat, yaitu :

  • Epigallocatechin-3 gallat (EGCG).
  • Epigallocatechin (EGC).
  • Epicatechin-3 gallat (ECG).

EGCG adalah yang paling kuat, 100 kali vitamin C dan 25 kali vitamin E. Polyphenol yang mudah larut dalam air ini termasuk gugusan kelompok flavonoid yang biasanya terdapat dalam buah-buahan, sayuran, kopi, coklat dan anggur. Radikal bebas sendiri terbentuk secara alami dalam tubuh. Molekul ini dapat merusak sel-sel manusia.

Kandungan senyawa polifenol yang sangat banyak dalam teh hijau berperan sebagai pelindung terhadap kanker. Polifenol tergolong dalam antioksidan yang sangat ampuh. Senyawa ini akan menetralkan radikal bebas yang menjadi penyebab kanker tersebut.

Teh hijau banyak disarankan untuk dikonsumsi karena manfaatnya berlipat. Tak hanya sebagai antioksidan kuat, memerangi penyakit jantung atau mencegah peradangan, namun teh hijau punyai manfaat lain seperti :
  • Sebagai antioksidan yang menetralkan radikal bebas.
  • Bermanfaat terhadap penyakit kardiovaskular dan mencegah penyakit jantung.
  • Menurunkan kolesterol dalam darah.
  • Merangsang penurunan berat badan.
  • Mencegah pengembangan bakteri Helicobacter pylori penyebab sakit perut, mendukung pertumbuhan mikroflora di usus dan mengatasi diare.
  • Melindungi fungsi ginjal dengan menekan efek peracunan uremik.
  • Mencegah pelubangan gigi dan penyakit gusi.
  • Menghilangkan bau mulut (deodorisasi).
  • Memperlambat proses terjadinya katarak.
  • Menunjukkan sifat anti-virus dan anti-mikroba.
  • Mempunyai sifat "chemoprevention" (mencegah kerusakan sel melalui proses kimiawi).
  • Melindungi kulit dari sinar ultraviolet.
  • Menghambat kerusakan paru-paru akibat tembakau.
  • Melindungi hati.
  • Menjaga esofagus tetap sehat.
  • Melindungi lapisan lambung.
  • Mencegah tumbuhnya tumor prostat dan payudara.
  • Melindungi daya ingat.
  • Pembuat awet muda.

Di samping hal di atas, catechin juga anti-alergik, yaitu mencegah terbentuknya histamin yang merupakan reaksi badan bila terserang alergen yang menyebabkan alergi. Riset membuktikan bahwa secangkir teh hijau mempunyai daya anti-oksidan lebih besar daripada satu porsi brokoli, wortel, bayam atau strawberry.

Di bawah ini diuraikan beberapa penjelasan hasil riset dari fungsi biologis tersebut.
  • Aktivitas sebagai antioksidan.
    Sifat antioksidan teh hijau mampu melindungi DNA sel-sel dari kerusakan serangan oksidasi radikal bebas sehingga dengan demikian pertumbuhan sel-sel liar atau tumor jinak dapat dicegah.
  • Manfaat terhadap penyakit kardiovaskular dan kadar kolesterol dalam darah.
    Studi epidemiologis (penelitian penyebab penyakit pada penduduk) menunjukkan bahwa mereka yang minum teh hijau empat cangkir atau lebih tiap hari berisiko lebih kecil untuk terkena aterosklerosis (penyumbatan pembuluh darah) dan penyakit jantung koroner. Teh hijau menurunkan LDL (kolesterol jahat) dan menaikkan HDL (kolesterol baik) serta menurunkan kolesterol serum total dan trigliserida total. Sebaliknya, teh hitam (teh yang sudah diragikan) tidak berpengaruh apa-apa terhadap jumlah kolesterol dalam darah.
  • Merangsang penurunan berat badan.
    Teh hijau meningkatkan terjadinya pembakaran lemak tubuh dan memegang peranan penting dalam mengontrol komposisi tubuh manusia.
  • Mencegah bakteri H.Pylori, penyebab sakit perut, meningkatkan mikroflora yang berguna di usus dan mengobati diare.
    H. Pylori adalah bakteri mematikan penyebab gastritis dan penyakit saluran pencernaan lain, termasuk kanker. Komponen teh hijau, khususnya ECGC memberi efek penyembuhan terhadap infeksi H.Pylori ini. Polyphenol dari teh hijau merangsang pertumbuhan bakteri bermanfaat dalam saluran pencernaan antara lain Lactobacillus dan Bifidobacterium yang terbukti meningkatkan imunitas. Di samping itu mengurangi pertumbuhan bakteri patogen seperti Clostridium perfrigens, Clostridium difficle, bahkan juga bakteri Escherichia coli.
  • Perlindungan Ginjal dari pembentukan racun uremik.
    Ginjal memegang peranan utama dalam mengeluarkan zat-zat yang tak berguna yang dihasilkan oleh metabolisme dalam tubuh. Ginjal mempunyai kemampuan lebih untuk menjaga fungsinya serta untuk meregenerasi organnya. Penumpukan racun-racun uremik dalam ginjal berakibat pada menurunnya fungsi ginjal yang di-tandai oleh gejala uremia atau gagal ginjal. Racun-racun ini di antaranya adalah metilamin, asam guani-dino-sukkinat dan metilguanidin. Metilguanidin yang berasal dari kreatinin adalah penyebab bebagai penyakit seperti anorexia (kurang nafsu makan), ulcer (tukak lambung), neuropati (gangguan sistem saraf) dan anemia (kekurangan darah merah). Polyphenol dalam teh hijau menekan produksi metilguanidin yang terlihat dari menurunnya kadar serum metilguanidin dalam darah setelah minum teh hijau untuk beberapa waktu.
  • Mencegah lubang gigi dan penyakit gusi.
    Kedua hal ini disebabkan oleh tumbuh-berkembangnya bakteri mulut. Teh hijau menurunkan secara jelas jumlah bakteri merugikan, termasuk streptococci dalam mulut dan mencegah terjadinya plak (karang) gigi. Penyakit gusi terjadi karena peradangan gusi akibat infeksi bakteri Porphyromonas gingivalis.
  • Efek deodorisasi dalam mulut.
    Senyawa belerang yang terbentuk dalam mulut seperti methylmercaptan dan beberapa sulfida sebagai hasil penguraian protein oleh enzim dan bakteri menyebabkan bau mulut (halitosis) sehabis makan.
  • Memperlambat pemburaman lensa mata dalam proses katarak.
    Katarak diduga timbul akibat terbentuknya oksidan jenis peroksida yang reaktif (antara lain dari radikal bebas) yang menyerang sel-sel lensa sehingga lambat laun menjadi buram. ECGC ternyata mampu menghentikan proses pemburaman ini dengan menekan peningkatan terbentuknya peroksida.
  • Efek antiviral dan antimikrobial
    Virus masuk tubuh manusia lewat kulit, organ seksual, pernafasan dan pencernaan. Virus mengandung DNA atau RNA sendiri sehingga dapat berkembangbiak dengan memanfaatkan sel-sel manusia. Teh hijau ternyata mampu mempengaruhi biosintesa antara virus dengan sel-sel protein manusia ini, sehingga disimpulkan catechin dari teh hijau dapat bermanfaat untuk mencegah atau mengobati berbagai gangguan yang ditimbulkan virus-virus, antara lain virus patogen DNA : adenovirus, herpes, cacar, serta virus RNA: retrovirus (penyebab HIV/AIDS). Beberapa jenis retrovirus dan herpes ini juga bersifat merangsang tumbuhnya kanker. Gejala umum yang ditimbulkan infeksi virus adalah demam, lemas, kurang nafsu makan dan keracunan. Di samping melalui pencegahan sintesa DNA dan RNA di atas, ekstrak teh hijau juga bersifat antiviral terhadap virus-virus influenza, herpes simplex, Coxsackie virus B6 dan polio. Disimpulkan bahwa teh hijau menunjukkan kemampuan melawan”bacterial cytotoxicity” (keracunan dalam sel oleh bakteri) dan kemampuan melawan virus dan bakteri.
  • Pencegahan Kimiawi (Chemoprevention).
    Kebiasaan makan dan pola hidup yang mengganggu kesehatan seperti makan banyak lemak, bumbu dan asinan yang merangsang dan juga merokok, minum alkohol serta kurang makan sayur dan buah-buahan menyebabkan berbagai gangguan kesehatan akibat degenerasi. Gangguan ini antara lain hipertensi (darah tinggi), gangguan jantung, stroke dan kanker. Istilah Pencegahan Kimiawi (Chemoprevention) berbeda dengan Pengobatan Kanker karena di sini tujuan utamanya adalah mengurangi risiko kemungkinan terjadinya kanker. Karena itu dalam pola hidup sehat, makanan dan suplemen yang mengandung zat antikarsinogen harus ada dalam makanan sehari-hari.

    Penelitian menunjukkan bahwa minum teh hijau dalam jumlah besar, terutama lebih dari 10 cangkir sehari memberikan manfaat besar bagi kesehatan manusia, termasuk pencegahan kimiawi terhadap kanker, antara lain kanker sistem pencernaan dari esofagus (saluran makanan antara mulut dan lambung) ke lambung, usus dan dubur. Teh hijau juga menekan berkembangnya virus penyebab leukemia dalam darah bahkan ECGC terbukti mampu membunuh sel-sel leukemia yang umum terdapat di Amerika.

  • Melindungi kulit terhadap sinar ultra violet.
    Kandungan polyphenol dalam teh hijau mampu mencegah terjadinya kanker dan peradangan di kulit. Jika dioleskan di kulit, ia mampu melindungi kulit dari sinar ultra-violet dan zat-zat yang merangsang terjadinya tumor pada kulit. Manfaat ini juga diperoleh bila teh hijau itu diminum. Pada waktu ini sudah ada krim kulit pelindung terhadap sinar ultra-violet yang mengandung komponen teh hijau yang dinamai epigallo.
  • Mencegah kerusakan paru-paru oleh tembakau.
    Minum teh hijau mencegah terjadinya tumor dalam paru-paru yang disebabkan oleh kandungan karsinogen dalam tembakau, yaitu berbagai senyawa nitrosamine.
  • Melindungi hati
    Sebagai antioksidan yang melawan radikal bebas yang menyebabkan kerusakan sel-sel, teh hijau meningkatkan aktivitas enzim-enzim pertahanan tubuh superoksid dismutase (SOD), glutathione peroxidase dan katalase yang melindungi hati, paru-paru, kulit, kelenjar susu dan sistem pencernaan. Penelitian lain menunjukkan kemampuan teh hijau memberi perlindungan terhadap penuaan otak.
  • Melindungi terhadap pankreatitis akut.
    Studi terkontrol terhadap sejumlah besar penduduk di Shanghai menunjukkan berkurangnya risiko kanker usus besar, dubur dan pankreas. Setelah pemberian polyphenol dari teh hijau sebanyak 500 mg/kg berat badan per hari, ternyata terjadi penurunan jumlah mereka yang terkena kanker pankreas .
  • Menjaga esofagus tetap sehat
    Kanker esofagus berada pada urutan ke sembilan dari kanker yang banyak terjadi di dunia. Sekitar 300.000 kasus baru dilaporkan tiap tahun sedangkan 80% di antaranya terjadi di negara berkembang.
  • Melindungi lapisan kulit lambung.
    Studi epidemiologis juga menunjukkan bahwa mereka yang minum teh hijau secara teratur berisiko rendah terkena kanker pada lapisan kulit lambungnya.
  • Mencegah tumbuhnya tumor prostat dan payudara.
    Laporan dari beberapa negara di Asia menunjukkan rendahnya kasus kanker prostat dan payudara di daerah yang mempunyai kebiasaan minum teh hijau sehari-hari.
  • Melindungi daya ingat.
    Teh hijau tampaknya juga menjaga otak tetap tajam dari bahaya kepikunan. Orang dewasa yang minum teh hijau setidaknya dua cangkir sehari tampaknya tidak punya masalah kognitif serius dibanding mereka yang minum teh kurang dari jumlah tersebut. Kenapa? Sekali lagi karena antioksidan dosis tinggi yang terkandung dalam teh yang memerangi radikal bebas yang berpotensi merusak saraf otak seperti yang tampak pada penderita Alzheimer dan Parkinson.
  • Pembuat awet muda.
    Nah ini yang paling penting semakin muda dan sehat arteri Anda, maka dampaknya Anda juga makin terlihat lebih sehat dan lebih muda. Jadi perangilah plak yang tertimbun di pembuluh darah yang akan meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Tambahkan usia biologis dan energi dengan mengonsumsi teh hijau.

Songgolangit Plus

SONGGO LANGIT PLUS
Harga : Rp. 80.000
Kemasan : Botol @ 60 Kapsul

Khasiat songgo langit plus :

  1. Mengatasi asam urat
  2. Mengatasi peningkatan dan mengontrol kolesterol dalam darah
  3. Mengatasi trigliserida tinggi
  4. Mengatasi encok
  5. Mengatasi radang sendi
  6. Mengatasi pegal linu
  7. Mengatasi sakit pinggang
  8. Mengatasi penyempitan pembuluh darah
  9. Mencegah strok
  10. Menjaga stamina tubuh.

 

best seller products nature skincare
Vacuum Cleaner
Kasur Angin
Happycall
Power Juice
best seller products nature health
tongkat gurah vagina
nature big bust
purwoceng
best seller products spa
Body Slimmer
Steam Sauna
Natural Slimming Suit
Sendal Pro Diabet
best seller products seksual
Neck Cooling Massage Therapy
Derma Wand Facial
Herba Max
best seller products terbaru
cream walet
 
nature spa products nature skincare products nature seksual products
minyak lintah super
Alat Fitnes
nature health products
 
   
bank mandiri bank bca
about us
 
 
 
katalog products
cara pemesanan
domestic shipping
international shipping
customer support
shipping information
contact us
 
wetern union
facebook twiter youtube
   
terms nature life privacy policy
nature life copyrigh